Setelah lebih kurang dua jam perjalanan dari Jakarta melewati jalan tol Purbaleunyi dan keluar di pintu tol Jatiluhur, lanjut menyusuri ruas jalan provinsi sedikit menanjak sekitar lima belas menit, sampailah di area Waduk Jatiluhur. Berada di Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta Provinsi Jawa Barat, lebih kurang berjarak 9 Km dari pusat kota Purwakarta.

Pemancing di Waduk Jatiluhur

Menurut sumber yang ada, pembangunan waduk dimulai pada tahun 1957 dan diresmikan sepuluh tahun kemudian. Selain untuk PLTA, waduk ini juga difungsikan sebagai penyedia air irigasi, budidaya perikanan, pengendali banjir serta sebagai sarana rekreasi. 

Menjaring ikan di Waduk Jatiluhur

Setibanya di area waduk dan memarkir kendaraan di parkiran yang cukup banyak tersedia, pepohonan besar dan sesekali angin sepoi-sepoi bertiup menghampiri. Beberapa ibu pedagang menawarkan mie instan, kopi dan lain-lainnya. Mereka menyediakan lesehan dari bambu dan ada juga gelaran tikar ditanah dengan pemandangan lepas ke arah waduk. Saya pun akhirnya memesan secangkir kopi hitam panas. Memilih duduk di gelaran tikar, sesekali saya berjalan di pinggiran waduk. 

Sejauh mata memandang

Beberapa spot untuk memancing

Akhirnya datang juga kopi saya,.. 

Terlihat cukup banyak yang memancing ikan disini, beberapa dari mereka menggunakan payung agar lebih teduh dan nyaman ketika memancing. Satu orang pemancing membawa lebih dari satu alat pancing. Sedangkan dikejauhan kearah tengah waduk, nampak beberapa orang dengan menggunakan sampan sedang menjaring ikan. Untuk yang hobby fotografi, tempat ini menurut saya sangat bagus untuk memotret. 


Kita bisa mendapatkan foto pemandangan alam dari banyak spot, atau foto human interest yang sangat mudah didapat ditempat ini, mulai dari orang memancing, menjaring ikan hingga kegiatan lainnya.


Selamat ngopi semua..,