Mengisi minggu pagi yang cerah kemarin, masih di ibukota saja. Ternyata tidak cuma saya yang berpikiran demikian. Meluncur ke Taman Margasatwa Ragunan yang terletak di bilangan Jakarta Selatan. Suasana ramai mulai terlihat mulai dari area parkir kendaraan, beberapa menit untuk menunggu antrian masuk Taman Margasatwa Ragunan.


Rupanya banyak sekali orang yang berkegiatan disini, ada yang memang datang untuk rekreasi dengan keluarga, berolah raga dan mengadakan acara kumpul-kumpul komunitas.

Gerbang masuk Pusat Primata Schmutzer
Saya putuskan untuk menuju satu tempat yang berada di dalam area Taman Margasatwa Ragunan, tepatnya di ujung atau sisi belakang di dalam area tersebut. Kita harus berjalan cukup jauh, lebih kurang 10-15 menit dari pintu masuk utama Taman Margasatwa Ragunan. Pusat Primata Schmutzer namanya, kita bisa melihat berbagai macam jenis primata di tempat tersebut.

Loket masuk
Untuk memasuki area tersebut, kita dikenakan tiket masuk lagi Rp. 7500,-/ orang untuk hari Sabtu, Minggu dan hari libur, Rp. 6000,-/ orang untuk hari Senin s/d Jumat. Untuk jam buka loket dimulai dari jam 09.00 dan tutup pada sore hari jam 16.00.

Peta area
Pemeriksaan pengunjung saat masuk area bisa terbilang sangatlah ketat. Pengunjung harus diperiksa dahulu barang bawaannya sebelum masuk dan pengunjung harus menitipkan barang bawannya di tempat penitipan saat dirasakan perlu menurut pihak keamanan Pusat Primata Schmutzer. Tak heran jika tempat ini sangatlah terjaga dan terawat, baik dari segi kebersihan ataupun kenyamanan bagi pengunjung ataupun bagi primate yang ada di Pusat Primata Schmutzer ini.

Pusat Primata Schmutzer berada di area Taman Margasatwa. Menurut sumber yang ada, walaupun berada di area Kebun Binatang Ragunan tetapi pengelolaannya terpisah dengan Taman Margasatwa Ragunan, dikelola oleh pihak swasta yang pendanaannya berasal dari The Gibbon Foundation. 

Pusat Primata Schmutzer didirikan sebagai sarana pendidikan dan hiburan. Tempat ini dirancang seperti kehidupan primata di alam liar. Primata diberikan tempat yang cukup luas, bagi pengunjung di sediakan jalan setapak, ada sebagian yang berbentuk gua dan pengunjung bisa melihat kehidupan primate melalui kaca yang terdapat pada dinding gua.

Koridor pengunjung
Pintu masuk gua
Suasana didalam gua, melihat primata dari kaca didinding
Terdapat papan identitas untuk jenis primata dan tumbuhan yang ada. Cukup lengkap isi dari papan nama tersebut, sehingga kita bisa mengetahui lebih jelas nama serta deskripsi dari primate dan tumbuhan yang ada di Pusat Primata Schmutzer ini.
Papan identitas primata
Gorila di Pusat Primata Schmutzer
Di jalan setapak yang dilalui oleh pengunjung, terdapat beberapa keran air yang airnya dapat langsung kita konsumsi. Jangan kawatir kalau kita haus, cukup segar airnya setelah saya coba.
Air minum langsung konsumsi
Di Pusat Primata Schmutzer juga tersedia museum dan perpustakaan tentang berbagai macam primata yang terdapat di Indonesia maupun di dunia.